|
Perlu anda ketahui produk madu yang beredar di pasaran terbagi atas tiga kelompok: Madu lebah hutan diyakini oleh sebagian orang lebih berkhasiat dibandingkan dengan madu dari lebah peliharaan. Hal ini dikarenakan lingkungan tempat hidup lebah madu tersebut yang masih perawan, jenis bunga yang dihisap lebah sangat beragam (Multi flower) serta belum tercemar oleh produksi asap kendaraan bermotor serta asap pabrik dan juga belum dicemari oleh zat-zat kimia dari pupuk yang biasa dipakai untuk mengembangbiakkan tanaman. Jenis lebah hutan lebih besar dan lebih ganas dari lebah madu peliharaan sehingga tidak bisa dipelihara karena keganasan dan keliarannya tersebut. Sehingga dari sifat lebah madu hutan ini diyakini bahwa madu lebah hutan sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit Madu lebah ternak adalah madu dari lebah yang dipelihara dan diternakkan oleh para peternak lebah. Madu lebah ternak ini biasanya menghasilkan madu dari bunga tunggal dimana tergantung dari musim bunga yang ada di daerah tersebut seperti madu randu, madu kelengkeng, madu asam, madu mangga, madu apel, madu cherry, madu jeruk, madu pir dan beragam lainnya. kelemahan dari madu ternak ini adalah apabila lebah tidak cukup memperoleh makanan dari lingkungan sekitarnya maka dibuatkanlah makanan tambahan yang berasal dari gula tebu atau pemanis buatan lainnya untuk merangsang lebah agar tetap berproduksi. sehingga secara tak langsung akan mempengaruhi kualitas madu yang dihasilkan. Madu lebah pabrik/madu palsu madu ini dibuat dengan menggunakan proses kimia sehingga bentuk dan rasanya dibuat sangat mirip dengan madu asli, akan tetapi apabila kita perhatikan dengan seksama maka akan nampak perbedaan yang mencolok antara madu pabrik dengan madu yang asli, terutama sekali adalah dari khasiat madu tersebut.
Mungkin tidak semua dari anda tahu bahwa uji laboratorium menunjukkan bahwa 1000 gram madu bernilai 3280 kalori, setara dengan kalori dari 50 butir telur atau 5.575 liter susu atau 1.680.000 gram daging. Kalori madu berasal dari fruktosa 41%, glukosa 35% dan sukrosa 1.9%. Madu juga mengandung vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, C, D, E, K, urik acide dan asam nicotinat. Di dalam madu juga terdapat kandungan mineral dan garam seperti zat besi, sulfur, magnesium. kalsium, kalium dan sodium, antibiotika dan enzim pencernaan. Gula madu dapat langsung diproses oleh tubuh menjadi energi, sedangkan gula pasir atau bahan makanan lain untuk menjadi energi harus diproses terlebih dahulu oleh enzim pencernaan. karbohidrat madu termasuk tipe sederhana. Rata-rata komposisinya adalah 17.1% air;82.4% karbohidrat;0,5 % protein, asam amino, vitamin dan mineral. Karbohidrat tersebut utamanya terdiri dari 38,5% fruktosa dan 31% glukosa. Sisanya 12,9% karbohidrat yang terbuat dari maltose,sukrosa, dan gula lain. sebagai karbohidrat, satu sendok makan madu dapat memasok energi sebanyak 64 Kalori.
|